Pasang Iklan Murah Disini Tempatnya
Iklan Murah Judi Bola Online
Agen Bola Terpercaya
Home » , » Mengintip Strategi Bisnis Masa Depan Kodak

Mengintip Strategi Bisnis Masa Depan Kodak

Written By Unknown on Selasa, 06 Maret 2012 | 19.24


Nama Kodak sudah lekat dengan produk kamera. Wajar saja, sebab perusahaan yang bermarkas besar di Rochester, New York, AS ini telah ratusan tahun berkecimpung di jagat fotografi dengan inovasi-inovasinya.

Namun setelah resmi keluar dari bisnis kamera dan pengajuan chapter 11 yang dilakukannya, apa strategi Kodak selanjutnya?

"Ada dua pilar yang tetap kami pertahankan, yakniconsumer dan commercial," papar Lois Lebegue, Managing Director Asia Pacific Region Kodak.

"Untuk consumer, kami akan makin menggenjot cetak foto," tambahnya.

Dikatakan oleh pria yang sudah bekerja untuk Kodak dari tahun 1989 ini, bahwa bisnis cetak foto malah semakin naik. Pun juga untuk pasar percetakan, Kodak mempercayai bisnis ini masih sangat basah.

"Semua hasil cetak di dunia hampir 50 persennya 'disentuh' Kodak baik langsung maupun tak langsung," klaim Lois.

Oleh karena itulah kini Kodak lebih memfokuskan diri pada digital printing dan penciptaan aplikasi-aplikasi baru di bidang ini.

Kehadiran buku elektronik (e-book) juga disebut-sebut malah menguntungkan Kodak.

"e-reading menciptakan segmen baru, di mana sekarang trennya print on demand (cetak berdasarkan permintaan). Kodak memiliki teknologi digital yang memberikan kemudahan itu," tambah Lois.

Kemudian untuk di Asia sendiri, Kodak akan mentransformasi bisnisnya dari yang semula 100% consumer,menjadi 25% consumer dan 75% commercial (digital printing, document imaging, dan lainnya). Kerjasama dengan klien-kliennya juga akan makin diperluas.

Asia memang menjadi pasar yang penting bagi Kodak Eastman Co. Dikatakan sebelumnya oleh Lois, bahwa bisnis di Asia tidak terpengaruh oleh pengajuan Chapter 11 di Amerika. Lebih dari USD 1 miliar dikeruk Kodak dari pasar Asia pada tahun 2011 lalu.

Selain memfokuskan diri pada masalah printing, Kodak juga berencana menjual sebanyak 10% dari keseluruhan paten digital imaging yang mereka punya. Persentase ini setara dengan 1000-1200 paten yang dimiliki perusahaan berusia ratusan tahun tersebut.

Betal Boyz Blog 
 

0 komentar:

Spoiler Untuk lihat komentar yang masuk:

Posting Komentar

 
Copyright © 2011. Kabar Berita Terbaru . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website